Don't miss

Rabu, 24 Januari 2018

Izinkan Aku Menjadi Murabbi


By on Rabu, Januari 24, 2018




Aku sadar aku tidak pernah meminta
Juga hampir tidak pernah mengharapkannya
Alasan klasik, tentang ilmu lagi iman yang belum sempurna
Cukup nyaman menjadi mutarabbi, entah sampai berapa lama

Aku mengakui jauh dari layak bicara begini
Tentang sebuah amanah berat menjadi murabbi
Entah siap atau tidaknya hati ini
Entah sampai kapan Allah meridoi

Mengikuti dan menyebarkan Islam nan damai lagi mulia
Dari pembawaan Rasulullah dengan akhlak luar biasa
Perjuangan hebat menyebarkan Islam tak peduli luka
Apa dayaku, masih bergelut dengan dosa

Terima kasih kepada pengingatnya
Dari Sang Murabbi tercinta
Tak pernah berhenti mendidik kami semua dengan setia
Dengan senyum lagi bahagia, meski kami nakalnya luar biasa

Aku, satu di antara mutarabbi-mu
Yang hidupnya masih tak menentu
Niat dan iman yang masih sedangkal palung, jauh dari langit biru
Mencoba memantapkan hati mengikuti jejakmu

Aku, satu di antara mutarabbi-mu
Yang paling sukar termotivasi, kalbu
Izinkan aku menjadi murabbi, melangkah maju
Bersama jalan dakwah, bersama mereka lagi kamu

Maafkan kelancanganku yang tertulis pada puisi
Izinkan aku menjadi murabbi, bukan untuk tenar apalagi dipuji
Izinkan aku menjadi murabbi, meski hanya dengan satu mutarabbi
Karena bersamanya aku semakin belajar untuk memperbaiki diri

Achmad Aditya Avery

Tangerang, 18 Desember 2017

Bagikan Artikel ini


.

0 komentar:

Posting Komentar