DI LANGIT MADINAH, KU TEMUKAN RINDUMU
*****
Oleh : Ahmad Muktar Rudin
Madinah,
Ohh Madinah..
Kota kenangan, Kota perjuangan
Dahulu, sajak- sajak kebodohan
Terjadi diatas tanah ini..
Panji keislamanku mati,
Pusaka ketauhidanku tak punya arti,
Karna ummatmu dulu,
Miskin
akan budi,
Miskin akan pekerti..
Mereka tergilas nafsu serakah
Tak tau kemana arah,
Tak tau yang mana benar atau salah,
Tak tau yang mana tulus,
Yang mana membuncah..
Akhlaknya kian menjadi- jadi
Krisis moral krisis normalisasi,
Yang sesat unggulkan
Yang bejat banggakan
Yang taat malah diasingkan..
Madinah, ohh Madinahh..
Kota nabawi, kota syurgawi
Sebuah kota suci,
Yang pernah kau hijrahi
Duhai baginda nabi..
Kau datang..
Sebagai penjernih kecemburuan..
Sebagai obat penawar kerinduan..
Sebagai pembawa risalah kenabian..
Kau luruskan jalanku,
Kau tuluskan niatku,
Nan kau benarkan akhlakku,
Meski wajahmu,
Tak pernah tertatap dalam mataku,
Namun belai kasihmu,
Masih terasa dalam jiwa nan kalbu..
Meski dakwah keislamanmu,
Tiada terdengar di telinga ku,
Namun wahyu kerosulanmu,
Kan kujaga semasa hayyatku..
Ohh baginda nabiku…
Selama burung Yaman masih bersenandung sunyi
Dan wajah zaman masih menerlap sepi..
Kutemukan rindumu,
Dilangit Madinah ini..
Selamat Maulid nabi..
Allahumma sholli ‘ala Muhammad
Ya robbi sholli ‘alaihi wassallim
0 komentar:
Posting Komentar