Don't miss

Kamis, 19 November 2020

Lahirnya Pelita, Oleh: Fenaldi Apik Saputro


By on Kamis, November 19, 2020

Lahirnya Pelita

Alunan syair kian terdengar

Tanpa tau makna tiap kata

Sampai hati tak terasa

Haq, Bathil itu yang mana

            Rusak akal jaman itu

            Nyawa batu tidak ada

            Dianggap Tuhan yang bersemayam

            Lahirnya wanita dibunuh

            Anggap aib tak berguna

Jahiliyah..........

Dimana memanusiakan itu fatamorgana

Aqidah, Akhlak pun dipertanyakan

Hingga musnah adab kemanusiaan

Biasa bagi bunuh, khamr, dan zina

            Langit hitam kala siang dan malam

            Tertutup jerebu kefanaan

            Entah kapan berlalu ???

            Hati pilu tak mungkin berseru

Kala kuasa berbudak nafsu

Bawa belalai ribuan jarak

Ditempuh guna rusak ka’bah

            Allahu Akbar..... Allahu Akbar

            Hitam pekat makin menyebar

            Kuasa-Nya lebihi segala

            Kerikil neraka dilemparkan

            Buat pergi kedzaliman

 

Tengah bulan Robiul awal

Kala hati makin gundah

Ditengah lautan kekafiran

Tumbuhlah sekuntum pelita jagad

            Muhammad.....Muhammad......Ya Muhammad

            Permata hati pilihan sang illahi

            Petunjuk jalan nan suci

            Penenang jiwa tanpa ilusi

Ajaranmu bukan opini semata

Atau tetesan keringat para pendusta

Kalam Illahi yang engkau bawa

As-Syifa penyejuk pada kemusyrikan



 


Bagikan Artikel ini


.

0 komentar:

Posting Komentar