Oleh : Rinda
Tahukah
wahai kalian
Sesungguhnya
Allah dan para malaikatNya bershalawat untuk Nabi
Ribuan umat
muslim menggemakan bumi dengan dzikir dan shalawat
Menyampaikan
besar kerinduannya kepadamu
ya
Rasulullah
Atas apa
hati ini rindu padamu, ya Rasulullah
Atas apa
lisan ini melantunkan shalawat untukmu, ya Rasulullah
Bagaimana
jika raga ini menyaksikan besar pengorbananmu, ya Rasulullah..
Sakit yang
akan ada
Allah telah
menetapkan hamba-hambanya yang terpillih
Menjadi
saksi nyata
Tatkala api
sesembahan kaum Majusi padam setelah ratusan taun menyala
Tatkala para
ahli kitab menyaksikan bintang tetap bergerak dari tempatnya
Mekkah, sat
itulah kota Nabi bersinar
Nabi kita
dikelilingi para malaikat
Memancar
cahaya hingga mencuat ke langit
Telah keluar
ayatul ‘alam dan rahmat bagi Bani Adam
Berkicaulah
burung-burung indah di atas langit Mekkah
Menuturkan
salam sejahtera kepada Nabi akhir zaman
Benar adanya
tanda-tanda atas kelahiranmu, ya Rasulullah
Pohon kurma
sembuh dari layunya,
Kembali
segar berdaun dan berbuah
Mata air kembali
menangis,
Memancarkan airnya setelah kering menimpa
Ya
Rasulullah, Rasul utusan Allah..
Ya Nabi
kami, Nabi Muhammad pemberi syafaat
Pun dinding
Ka’bah berbicara atas kedatanganmu
Nabi
terpilih telah lahir, yang akan menghancurkan orang-orang kafir
Membersihkan
Ka’bah dari berhala
Seketika
berhala jatuh tersungkur dari tempatnya,
Membentuk
sujud kepada Allah ta’ala.
Tak merasa letih
ibunda Siti Aminah
9 bulan
dalam kandungan yang menyenangkan
Para Nabi
terdahulu senantiasa menemani mimpi ibunda
Bahwasanya
Rasulullah akan memimpin agama yang besar
MasyaAllah
Tabarakallah..
Bahwasanya
Rasulullah akan memperoleh kemenangan
Dunia dan
akhirat
Perkenalkan..
Rasulullah
kami ini memiliki mu’jizat yang besar
Memiliki
syafaat dan Telaga Kautsar
Menjadi penutup
para Nabi dan Rasul
Membawa
Kitab Al Qur’an yang diridhai
Rasulullah,
yang diperintah Allah...
Setelah
syafaat dan risalah sampai kepada kami,
Engkau
memilih kembali kepada Yang Maha Pencipta
Tersedu-sedu
kami ya Allah, terbisu bersimbah air mata
Rasulullah..
Allah telah menunggumu di Surga
Para
malaikat telah menantimu di setiap pintu-pintu langit
Sambutan
akan kembalinya engkau wahai kekasih Allah
Rasulullah
tidak tersenyum.
Bagaimana
dengan umatku, rintih Rasulullah
Tersayatlah
hati kami, umatmu
Engkau
merindukan perjumpaan dengan kami ya Rasulullah ?
Patutlah
jika lisan kami senantiasa bershalawat kepadamu ya Rasulullah
Patutlah
jika perbuatan kami senantiasa mencerminkan sunahmu ya Rasulullah
Benar,
Kami yang
mengaku cinta kepadamu
Akan kembali
bertemu denganmu ya Rasulullah
Ya
Rasulullah..
Tunggu kami
di telaganya Allah, di surganya Allah
Jangan ada
air mata
Ah, tidak.
Baiknya kami
bershalawat mengingat hari engkau lahir untuk kami
12 Rabiul
Awal, ribuan umatmu berdzikir kepada Allah
Bershalawat
kepada Rasulullah
Setiap
perjumpaan kelak akan ada pertemuan yang abadi
Dimana?
Tersenyumlah..
Di Surganya
Allah.
Jangan ada
air mata
InsyaAllah
wahai pecinta Rasulullah
Ya Allah, ya
Rasulullah
Di
penghujung bait, yang tidak bisa dijelaskan oleh kata-kata
aku rindu
padamu, Muhammadku

0 komentar:
Posting Komentar