Don't miss

Jumat, 06 November 2020

Yang Tidak Bisa Dijelaskan Oleh Kata-Kata, Oleh: Rinda


By on Jumat, November 06, 2020


Oleh : Rinda 

Tahukah wahai kalian

Sesungguhnya Allah dan para malaikatNya bershalawat untuk Nabi

Ribuan umat muslim menggemakan bumi dengan dzikir dan shalawat

Menyampaikan besar kerinduannya kepadamu

ya Rasulullah

 

Atas apa hati ini rindu padamu, ya Rasulullah

Atas apa lisan ini melantunkan shalawat untukmu, ya Rasulullah

Bagaimana jika raga ini menyaksikan besar pengorbananmu, ya Rasulullah..

Sakit yang akan ada

 

Allah telah menetapkan hamba-hambanya yang terpillih

Menjadi saksi nyata

Tatkala api sesembahan kaum Majusi padam setelah ratusan taun menyala

Tatkala para ahli kitab menyaksikan bintang tetap bergerak dari tempatnya

Mekkah, sat itulah kota Nabi bersinar

Nabi kita dikelilingi para malaikat

Memancar cahaya hingga mencuat ke langit

Telah keluar ayatul ‘alam dan rahmat bagi Bani Adam

 

Berkicaulah burung-burung indah di atas langit Mekkah

Menuturkan salam sejahtera kepada Nabi akhir zaman

Benar adanya tanda-tanda atas kelahiranmu, ya Rasulullah

Pohon kurma sembuh dari layunya,

Kembali segar berdaun dan berbuah

Mata air kembali menangis,

 Memancarkan airnya setelah kering menimpa

 

Ya Rasulullah, Rasul utusan Allah..

Ya Nabi kami, Nabi Muhammad pemberi syafaat

Pun dinding Ka’bah berbicara atas kedatanganmu

Nabi terpilih telah lahir, yang akan menghancurkan orang-orang kafir

Membersihkan Ka’bah dari berhala

Seketika berhala jatuh tersungkur dari tempatnya,

Membentuk sujud kepada Allah ta’ala.

 

Tak merasa letih ibunda Siti Aminah

9 bulan dalam kandungan yang menyenangkan

Para Nabi terdahulu senantiasa menemani mimpi ibunda

Bahwasanya Rasulullah akan memimpin agama yang besar

MasyaAllah Tabarakallah..

Bahwasanya Rasulullah akan memperoleh kemenangan

Dunia dan akhirat

 

Perkenalkan..

Rasulullah kami ini memiliki mu’jizat yang besar

Memiliki syafaat dan Telaga Kautsar

Menjadi penutup para Nabi dan Rasul

Membawa Kitab Al Qur’an yang diridhai

 

Rasulullah, yang diperintah Allah...

Setelah syafaat dan risalah sampai kepada kami,

Engkau memilih kembali kepada Yang Maha Pencipta

Tersedu-sedu kami ya Allah, terbisu bersimbah air mata

 

Rasulullah.. Allah telah menunggumu di Surga

Para malaikat telah menantimu di setiap pintu-pintu langit

Sambutan akan kembalinya engkau wahai kekasih Allah

Rasulullah tidak tersenyum.

Bagaimana dengan umatku, rintih Rasulullah

Tersayatlah hati kami, umatmu

 

Engkau merindukan perjumpaan dengan kami ya Rasulullah ?

Patutlah jika lisan kami senantiasa bershalawat kepadamu ya Rasulullah

Patutlah jika perbuatan kami senantiasa mencerminkan sunahmu ya Rasulullah

Benar,

Kami yang mengaku cinta kepadamu

Akan kembali bertemu denganmu ya Rasulullah

Ya Rasulullah..

Tunggu kami di telaganya Allah, di surganya Allah

Jangan ada air mata

Ah, tidak.

Baiknya kami bershalawat mengingat hari engkau lahir untuk kami

 

12 Rabiul Awal, ribuan umatmu berdzikir kepada Allah

Bershalawat kepada Rasulullah

Setiap perjumpaan kelak akan ada pertemuan yang abadi

Dimana? Tersenyumlah..

Di Surganya Allah.

 

Jangan ada air mata

InsyaAllah wahai pecinta Rasulullah

Ya Allah, ya Rasulullah

Di penghujung bait, yang tidak bisa dijelaskan oleh kata-kata

aku rindu padamu, Muhammadku

 

 


 


Bagikan Artikel ini


.

0 komentar:

Posting Komentar