Mabadi Khaira Ummah
Dari sinilah
segalanya bermuasal, Tuhan.
Dari titik terendah pengetahuan
bahwa kami harus tetap berjalan
pada khittoh yang telah Engkau gariskan
disetiap baris, dalam mushaf Alqur’an.
Maka dari itu,
Tuhan.
biarkan cahaya firman-Mu yang suci
berpendar ke ceruk dada kami
agar jiwa yang kelam
berhenti mengirim isyarat pejam
dan kebenaran
tak lagi kami gelapkan
“Ya
ayyuhalladzina amanuttaqullah
wa kuunuu ma’asshadiqiin”2
apa yang sanggup kami tafsiri sebagai jalan
selain terang purnama-Mu dalam firman
yang menjadi rahmat bagi sekalian alam
_agar tak sesat menuju pulang.
Bagikan Artikel ini

0 komentar:
Posting Komentar