Katanya…
Dunia ini bagai surga
Dari tangan sang Pencipta
Yang dihamparkan kepada mahlukNya
Kenikmatan tiada tara
Keindahan tiada dua
KeagunganNya tak bisa
Tuk dibuat ganda ataupun dibuat serupa
Jika segala keistimewaan yang ada
Diibaratkan surgaNya
Lalu…
Seberapa nikmatkah
Surga yang sesungguhnya???
Pasti takkan pernah ada
Yang bisa membayangkannya
Meski telah mencoba ribuan cara
Hingga dia tak lagi kuasa
Bagiku…
Dunia ini seperti neraka jahannam
Hidup ini kejam
Yang membuat mata jadi buram
Bahkan hatipun kusam
Karena peristiwa yang tak kunjung paham
Gejolak api yang tak pernah padam
Dan literan bensin yang terus menyiram
Hingga api semakin geram
Jika ini saja bagai neraka
Lalu…
Bagaimana kejamnya neraka sebenarnya?
Pasti lebih dahsyat kejamnya
Dan lebih besar nyala apinya
Tapi, aku takan sanggup
Jika harus mendekatinya
Apalagi jadi bahan bakarnya
Ya Tuhan…
Inikah cobaan???
Atau ujian???
Ataukah azab yang mengerikan???
Kehadiran rintangan
Dalam titik-titik kekuasaan
Membuktikan kesempurnaan
Yang Kau limpahkan pada seluruh ciptaan
Pergantian malam menuju pagi
Yang diiringi sang mentari
Memberikan seonggok arti
Dalam menjalani hidup ini
Entah surga atau neraka dunia ini
Yang pasti
Waktu akan terhenti
Dan membawa diri ini
Ke surga
ataupun neraka yang alami

0 komentar:
Posting Komentar