Pada setiap lembaran yang terhampar, sebetulnya ada pula benih-benih yang
berserak, benih-benih kebaikan yang disemai, akan bertunas ketika ikhlas
mendekap hati
Bukankah Islam mengajarkan demikian?
Untuk saling membagi-bagi, memberi-beri, mengasihi sesama, bahkan binatang
dan tumbuhan pula
Kebaikan-kebaikan akan berbalas pula, tanpa sadar atau menyadarinya,
keteduhan menggelayuti tiap-tiap tangan yang sudi berbagi,
membagi kebaikan di hari-hari, entah senja, atau langit berwarna tua
Penyebar kebaikan dan kebajikan adalah mereka yang senantiasa merajut hari
dengan menjalin ukhuwah diri,
membingkai serta ajaran Nabi yang hakiki
Pecinta kedamaian adalah mereka yang meng-eratkan kerapuhan di hati insani,
menelusup dengan damai, menyertai kesejukan
Pemelihara persaudaraan adalah mereka yang senantiasa bersilaturahmi,
kepada saudara maupun insan-insan tanpa ikatan darah
Merekalah penyebar kebaikan, layaknya pohon yang bergerak: terus bergerak,
menyebar dan tumbuh, menjadikan kebaikan itu sebagai warisan bukan asumsi,
yang tanpa lelah menyebarkan biji-biji kebaikan di setiap tempat yang
didatangi, hingga tiada lagi penyebar kebaikan di dunia ini
Karena ada begitu banyak tali yang menghubungkan kita dengan yang lain,
tali-tali yang harmonisasi,
maka tiap tindakan kita- itulah yang akan kembali kepada kita sebagai
akibat
Bengkulu, 25 Desember 2017

0 komentar:
Posting Komentar